Kolaborasi BRMP Jakarta dan DKPKP Provinsi Jakarta Tanam Serentak Bawang Merah dan Jagung Manis
Jakarta Selatan -- (28/07/2026), Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Jakarta (BRMP Jakarta) bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta, Walikota Jakarta Selatan, Sudin KPKP Jakarta Selatan dan Tim Penggerak PKK Jakarta Selatan menggelar kegiatan Tanam Serentak Bawang Merah dan Jagung Manis di kawasan Agro Edu Wisata (AEW) Ragunan. Kegiatan ini juga diikuti secara daring serentak dari 187 lokasi, 50 lokasi Taman PKK, 62 RPTRA dan selebihnya pelaku penggiat urban farming.
Walikota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo menyampaikan bahwa wilayah Jakarta Selatan ternyata bisa ditanam dan terbukti subur dari beberapa kegiatan. Keterbatasan lahan bukanlah menjadi alasan. Hasil pemilahan sampah anorganik, botol mineral bisa menjadi wadah tanaman dan sampah organik dapat menjadi media tanam. Mari kita menanam palawija atau tanaman lainnya untuk memperkuat ketahanan pangan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala BRMP Jakarta (Sri Sasmita Dahlan), Walikota Jakarta Selatan (Syafrin Liputo), Kabid Pertanian DKPKP Provinsi DKI Jakarta (Iwan Indriyanto) , Kasudin KPKP Jakarta Selatan (Ridho Sosro) dan Ketua Tim Penggerak PKK Jakarta Selatan (Azizah Syafrin Liputo).
Seluruh peserta bersama-sama melakukan penanaman bawang merah, jagung manis dan jagung pulut sebagai simbol kolaborasi dalam meningkatkan produksi pangan lokal yang berkelanjutan.
Bukan hanya kegiatan seremonial, tanam serentak ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung penggiat urban farming untuk terus produktif. Bawang merah memiliki nilai ekonomi yang tinggi, siklus budidaya yang relatif singkat, serta berpotensi dikembangkan di berbagai kawasan pertanian perkotaan maupun pekarangan, terutama di Jakarta Selatan.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BRMP Jakarta, DKPKP Provinsi DKI Jakarta, Walikota Jakarta Selatan, serta TP PKK Jakarta Selatan berharap gerakan tanam serentak ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pemangku kepentingan untuk terus mengembangkan pertanian perkotaan sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di Provinsi DKI Jakarta